Goal nurse

" Jangan takut akan perubahan. Kita mungkin kehilangan sesuatu yang baik, namun kita akan peroleh sesuatu yang lebih baik lagi"

Selasa, 12 November 2013

makalah etiket keperawatan


BAB II
PEMBAHASAN


1.      PENGERTIAN
Etiket adalah tata cara pelaksanaan etika. Dalam pelaksanaannya, khususnya mengenai etiket penampilan berbusana, seseorang harus memahami situasi, kondisi, dan tempat agar dapat menyesuaikan dan berbaur dengan lingkungannya.

Etiket penampilan berbusana dipandang penting, terutama oleh bangsa kita yang menganut budaya ketimuran yang selalu berpenampilan berbusana yang sopan dan menutup tubuh, berbeda dengan masyarakat yang berbudaya barat yang selalu menunjukkan lekuk dan bagian tubuhnya.

2. CARA BERPENAMPILAN YANG BAIK
Dalam bersosialisasi dengan orang lain harus menekankan etika jika ingin dihargai
Adapun tips dalam berpenampilan secara umum yaitu:
1. Penuhi 3 syarat mutlak yaitu: sederhana serasi dan sopan
Dalam berpenampilan, tidak perlu terlalu berlebihan, sehingga timbul kesan glamour yang memancing komentar positif dan negatif dari berbagai pihak.

2. Berpakaian bersih rapih dan tidak berbau
Penampilan yang bersih dan wangi akan membuat orang lain menjadi nyaman untuk berinteraksi dengan kita, namun sebaliknya jika penampilan kita kotor dan bau akan membuat orang merasa tidak nyaman.



3. Sesuaikan dengan kepribadian anda
Dalam berpenampilan kita harus menyesuaikan dengan kepribadian kita misalnya saja, kita mempunyai kepribadian yang santai, bukan berarti kita menghadiri forum formal dengan menggunakan pakaian yang bersifat santai.

4. Sesuaikan dengan situasi dan kondisi
Penampilan seseorang disesuaikan dengan situasi dan kondisi, misalnya saja seperti kita  sedang pengajian di masjid maka harus memakai pakaian yang menutup aurat, jangan menggunakan pakaian yang ketat dan minim.

5. Kenali kekurangan dan kelebihan
Jika tubuh anda agak gemuk sebaiknya menggunakan pakaian yang berwarna agak gelap agar terlihat sedikit ramping, untuk yang bertubuh agak kurus sebaiknya menggunakan pakaian yang berwarna agak cerah.

6. Menunjukan ekspresi wajah yang simpatik
Untuk menjaga penampilan kita dan mengambil simpati orang lain sebaiknya, kita harus mengekspresikan raut wajah kita dengan sebaik mungkin, yaitu dengan cara jika kita berkontak mata dengan orang lain maka kita harus memberi senyuman.

7. Menjaga sikap tubuh yang seimbang
Dalam berpenampilan kita harus menjaga sikap tubuh kita, misalnya saja saat kita sedang menghadiri acara formal maka usahakan posisi tubuh kita tetap tegak.

3. CARA BERBUSANA YANG BAIK
> Sesuaikan dengan situasi dan kondisi (misalnya dikantor, acara makan malam,dan  acara    formal lainnya)
> Hindari memakai wewangian yang terlalu menyengat
> Usahakan penggunaan make up yang tidak berlebihan
> Dalam acara kantor atau formal sebaiknya gunakan pakaian yang tertutup
> Jangan berlebihan dalam penggunaan perhiasan

4. ETIKET PENAMPILAN BERBUSANA SEORANG PERAWAT
1.   Memakai pakaian yang bersih dan rapih
2.   Pakaian tidak terlalu ketat
3.   Tidak menggunakan aksesoris atau perhiasan dan make up yang berlebihan
4.   Jika rambut panjang sebaiknya diikat dan jika menggunakan jilbab                         gunakanlah jilbab yang standar
5.   Tidak memakai sepatu yang berhak tinggi dan lancip
6.   Selalu memberikan senyum sapa kepada klien

5. ETIKET BERPAKAIAN DAN BERPENAMPILAN SAAT WAWANCARA KERJA
Kesan pertama adalah segalannya. Terutama jika anda sedang mencari kerja. Jika penampilan anda terkesan tidak “serius”, si pewawancara bisa mendapat kesan, anda tak serius dengan tawaran pekerjaan yang diberikan.
Adapun cara berpenampilan dan berpakaian saat wawancara adalah sebagai berikut:
1.   Tidak memakai parfum, make up, dan aksesoris yang berlebihan.
2.   Pakailah dasi dengan corak warna tua dan klasik sehingga anda terlihat matang     dan berwawasan luas.
3.   Jika lamaran pekerjaan bukan yang bergerak di bidang kesenian, artis, atau perusahaan informal, hindari gaya rambut yang berlebihan.
4.   Jangan memakai pakaian yang ketat, atau kemeja ketat dan berkilau bagi kaum pria. Fokuskan kepada kualifikasi dan jawaban anda.
Untuk dapat berpenampilan dan berbusana yang baik, maka perlu ditanamkannya kesadaran diri pada tiap-tiap individu itu sendiri, agar dapat melaksanakan etiket dalam penampilan berbusana yang baik sesuai dengan  tempat, situasi dan kondisi




BAB III

PENUTUP


  1. SIMPULAN
Dalam etiket penampilan berbusana sebaiknya kita memperhatikan situasi, kondisi, tempat dan keserasian

  1. SARAN
Sebaiknya kita memiliki etiket dalam penampilan berbusana























DAFTAR RUJUKAN
Salam, Burhanuddin. 2005. Etika Sosial. Bandung : Rineka Cipta



Tidak ada komentar:

Posting Komentar